Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

Gambaran Sederhana Menjadi Terbaik Bertumpu IT

Menjadi yang terbaik adalah cita-cita mereka yang hidup dalam dunia yang sangat kompetitif. Bagi mereka yang hidup biasa saja, biasanya mengimpikan paling tidak menjadi lebih baik daripada apa yang ada sekarang ini. Sebuah impian & cita-cita yang sangat manusiawi, para mujahiddin mungkin pengecualian – mereka mempunyai impian yang lebih tinggi daripada sekedar terbaik duniawi.

Banyak hal yang mungkin dilakukan untuk mewujudkan cita & impian tersebut, sekolah & menuntut ilmu merupakan pola paling konvensional untuk meraih cita. Bagi dunia usaha yang sangat kompetitif, selain kepandaian / penguasaan pengetahuan tentunya harus di dampingi dengan ke trampilan, kecekatan-an, effisiensi proses usaha di samping tentunya kemampuan untuk penguasaan pasar / medan melalui berbagai cara / teknik.

Secara sederhana dapat di rangkumkan bahwa ada tiga (3) hal utama yang akan sangat membantu kita untuk menjadi yang terbaik, yaitu, (1) pandai, (2) effisien, dan (3) pemimpin yang menguasai pasar / medan. Pertanyaan selanjutnya, apakah mungkin ke tiga (3) faktor utama ini dilakukan menggunakan / bertumpu pada teknologi informasi? Jawaban singkat-nya adalah “Dapat!”, bahkan jika anda cukup pandai maka seluruh proses bertumpu pada teknologi informasi akan jauh lebih effisien & murah di bandingkan dengan menggunakan metoda konvensional. Mari kita tela’ah lebih jauh berbagai konsep ril yang bertumpu IT yang memungkinkan kita bisa menjadi yang terbaik.

Menjadi lebih effisien merupakan strategi standar di dunia usaha & pada saat ini telah banyak di implementasikan. Contoh sederhana adalah di bidang finansial & accounting perusahaan (yang sudah sejak lama berkenalan dengan komputer), effisiensi bergerak ke Management Information System (MIS), yang di integrasikan dengan berbagai unit dalam perusahaan / institusi menjadi Enterprise Resource Planning (ERP), dan tidak lupa mempertajam ujung tombak untuk menembus & meng-create pasar menggunakan peralatan bantu seperti Customer Relationship Management (CRM). Dengan berbagai tools di atas, maka mekanisme internal sebuah institusi / badan usaha di mungkinkan untuk menjadi lebih effisien. Tentunya perlu di ingat bahwa amat sangat naif jika kita membeli peralatan / tools di atas tanpa menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di institusi / perusahaan agar dapat bersinergi secara optimal dengan dunia IT yang sangat maya & effisien. Mengubah paradigma berfikir & budaya manusia akan menjadi tantangan terberat dalam menginjeksi teknologi ke sebuah institusi / perusahaan (belum terhitung  masalah palak memalak & korupsi jika hal ini dilakukan di instansi pemerintah).

Untuk menunjang transaksi usaha antar institusi / badan / perusahaan, kita pada hari ini mulai diperkenalkan dengan berbagai konsep tentang e-commerce, e-business, e-marketing, e-dll.Pada dasarnya ada dua (2) teknologi yang menjadi motor proses transaksi online tsb. Teknologi yang paling mendasar adalah teknik keamanan / network security. Tanpa ada rasa aman / jaminan ke amanan maka sulit sekali untuk memperoleh kepercayaan (trust) dari semua pelaku / pemain yang ada. Tanpa ada kepercayaan (trust) maka akan sulit untuk mengharapkan terjadinya transaksi. Network security sendiri dapat di implementasikan dalam bentuk firewall, maupun berbagai teknik untuk membuat terowongan yang aman melalui Internet menggunakan protocol seperti SSL. Teknik authentikasi yang dapat menjamin keabsahan si penerima / pengirim menjadi penting sekali, implementasi dalam bentuk Certificate Authority, Registratin Authority, & Public Key Infrastructure menjadi sebuah standar pada hari ini. Teknologi ke dua yang menjadi sangat strategis adalah teknik transaksi online, teknik yang paling sederhana adalah Electronic Data Interchange (EDI), yang kemudian berkembang di kemas oleh XML, WML dll. Semua di mungkinkan dengan dukungan teknik database yang kuat di belakang-nya.

Selain effisiensi, menjadi pandai merupakan strategi konvensional untuk menjadi yang terbaik. Konsep pemandaian berbasis IT telah banyak di kembangkan, mulai dari yang sederhana seperti Computer Based Learning, Computer Assisted Instruction (CAI), hingga yang lebih kompleks seperti pendidikan jarak jauh, distance learning, dan akhir-akhir ini yang tampaknya lebih dominan, yaitu Knowledge Based Management (KM). Gilanya, beberapa rekan seperti Knowledge Management Research Group (KMRG) di ITB yang di pimpin oleh Sdr. Ismail Fahmi melepaskan software digital library-nya secara gratis di http://gdl.itb.ac.id. Dengan adanya knowledge infrastructure yang saat ini mulai beroperasi, konsep-konsep pembelajaran yang biasanya teaching based & sangat sentralistik kepada figur guru & dosen menjadi kadaluarsa. Kurikulum nasional DIKNAS menjadi usang & lebih baik di tinggalkan saja. Konsep learning based menjadi lebih dominan, guru / dosen menjadi fasilitator saja.

Implementasi Knowledge Management di perusahaan akan mendorong competitiveness si perusahaan / institusi. Knowledge sharing di fasilitasi untuk kepentingan competitiveness institusi, yang pada akhirnya menjadikan institusi tidak hanya  baik dalam effisiensi menjual servis ke masyarakat, tapi juga sebagai knowledge producer yang akan mendorong terciptanya pasar, demand & image di masyarakat akan kekuatan institusi tersebut. Knowledgeable leader merupakan typical leader di masa mendatang, seorang birokrat, administrator, manager hanya akan berada di belakang layar yang berfungsi mengeffisienkan kinerja institusi / perusahaan. Hanya knowledgeable leader yang akan berada di depan, di ujung tombak perusahaan / institusi dan mengarahkan si perusahaan menuju jalan yang lebih competitive & memenangkan kompetisi. Interaksi dengan masyarakat menjadi sangat penting sekali, kita tidak bisa hanya memberikan servis ke masyarakat / customer saja, edukasi, sosialiasi & interaksi dengan masyarakat akan memegang peranan penting untuk membangun komunitas yang berkiblat pada apa yang kita cita-citakan bersama. Kepiawaian si knowledgeable leader untuk menjadi public figure / public relation yang baik akan menentukan keberhasilan secara keseluruhan. Pertempuran tidak mungkin dimenangkan oleh mereka yang hanya effisien saja, hanya mereka yang effisien & smart yang akan menjadi pemenang.

Tampaknya sulit? Ah tidak juga. Pengalaman di lapangan menunjukan bahwa kunci utama dari semua ini adalah kemauan & keihlasan untuk berinteraksi, bersilaturahmi dengan sesama, dan ihlas men-share pengetahuan yang dimilikinya. Keaktifan untuk menjawab pertanyaan, memberikan komentar yang smart di berbagai mailing list Internet, dan masuk secara smart ke berbagai media menjadi kunci utama-nya. Proses ini berlangsung tidak dalam 1-2 hari saja, tapi dalam perioda lama beberapa bulan & tahun. Hati-hati, masyarakat / khalayak umum yang akan menilai anda di media Internet & media massa, bukan komisaris, pegawai & owner perusahaan anda. Masyarakat sangat kritis & terkadang sarkastik dalam menilai seseorang di media publik. Knowledgeable leader adalah mereka yang berhasil menggerakan publik & survive dari kawah Candradimuka publik di atas.

Agen Perjalanan dan Internet : Musuh atau Teman

Dengan semakin berkembangnya pemakaian Internet di seluruh dunia, terutama dengan pemakaian Internet sebagai media yang memungkinkan seorang wisatawan untuk langsung mengatur rencana perjalanannya dan membuat reservasi hotel dan jasa penerbangan, maka semakin ramai juga dibicarakan dampaknya Internet ini bagi agen-agen perjalanan (travel agents).  Bagaimana para anggota Internet memanfaatkan Internet dalam mengatur perjalanan/wisata mereka?  Trend apa yang bisa kita amati?  Bagaimana dampaknya terhadap industri agen perjalanan dan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan oleh agen perjalanan sehubungan dengan semaraknya Internet ini?  Dan bagaimana dengan dengan agen-agen perjalanan di Indonesia?

Sedikit mengenai Internet   
Dimulai pada tahun 1969 sebagai sebuah eksperimen yang dibiayai oleh bagian penelitian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Internet telah berkembang menjadi suatu jaringan komputer yang mempersatukan seluruh dunia.  Internet telah menjadi media komunikasi standar antara lebih dari 40.000 organisasi, menghubungkan lebih dari 20 juta orang di seluruh dunia.  Para anggota Internet bisa saling bertukar informasi dengan menggunakan surat dan papan buletin elektronik, membaca katalog, melihat jadwal penerbangan, memesan hotel dan cruise, dan banyak lagi.

Berapa orang sebenarnya anggota Internet sekarang ini?  Matrix Information and Directory Service (MIDS), sebuah organisasi yang ternama, mengadakan survei mengenai demografi Internet pada bulan Oktober 1995.  MIDS mengklasifikasikan para anggota Internet ke dalam tiga kategori:
  1. Inti (Core) Internet : berjumlah 17 juta orang dan berhubungan melalui 7 juta komputer.
  2. Konsumen (Consumer) Internet: berjumlah 26 juta orang dan berhubungan melalui 10 juta komputer.
  3. Matriks, yaitu orang-orang yang mempunyai akses ke email, berjumlah 39 juta orang.  

MIDS berpendapat bahwa Matriks tidak termasuk ke dalam kelas anggota Internet, sehingga anggota Internet itu jumlahnya sekitar 26 juta orang pada bulan Oktober 1995.

Penetrasi Internet ini juga sudah sangat tinggi, terutama di negara-negara Eropa dan Amerika.  Menurut hasil penelitian Killen & Associates yang Finlandia, misalnya, mempunyai satu komputer yang berhubungan dengan Internet untuk setiap 24 orang penduduk.

Selain itu, majalah terkemuka dari Inggris, the Economist, dalam analisanya mengenai Internet yang diterbitkan pada bulan Juli 1995, menulis bahwa berapapun jumlah yang sekarang, dalam waktu satu tahun, jumlah itu akan berlipat dua, dengan target setidaknya sekitar 100 juta orang pada awal tahun 2000.   

Yang lebih penting lagi, Intelligence Unit dari majalah Economist ini, dalam laporannya mengenai hubungan Internet dan pariwisata menyimpulkan bahwa teknologi informasi Internet ini mempunyai dampak yang bersifat fundamental dan luas dalam mekanisme pemasaran, distribusi, penjualan, dan penyampaian travel, karena pada dasarnya bisnis utama di belakang travel adalah informasi. (“fundamental and far reaching impact on the way travel is marketed, distributed, sold and delivered simply because the real business behind travel is information")

Fungsi Agen Perjalanan Sekarang
Untuk dapat menganalisa dengan mendalam hubungan antara agen perjalanan dan Internet, mari kita coba terlebih dahulu untuk mengerti jasa apa yang disediakan oleh sebuah agen perjalanan.  Mari kita lihat dua buah contoh.

Contoh pertama:  Ibu Esther.  Ibu Esther adalah seorang eksekutif di sebuah perusahaan swasta besar yang mempunyai kantor di berbagai kota di Indonesia. Setiap bulannya, tugasnya membuat ia harus berada di Medan selama 3 hari, di Semarang 2 hari, di Bali 3 hari, di Ujung Pandang 2 hari, di Ambon 3 hari, dan sisanya di kantor pusat di Jakarta.  Setiap bulan jadwal Ibu Esther adalah seperti ini.  

Bagaimana seorang agen perjalanan membantu Ibu Esther?  Pertama, membuat reservasi penerbangan dan mengeluarkan tiket pesawat.  Kedua, membuat reservasi hotel di kota yang dituju.  Ketiga, membuat reservasi untuk menyewa mobil dan telpon genggam di kota yang dituju.  

Contoh kedua:  Bapak Agus.  Setiap tahun Bapak Agus mempunyai waktu cuti 2 minggu, dan selalu ingin berwisata ke berbagai daerah, baik di dalam maupun di luar negeri.  Tahun lalu Bapak Agus dan keluarganya berlibur ke Perancis, tahun sebelumnya di Canada, dan tahun sebelumnya lagi di Bali.  

Bagaimana seorang agen perjalanan membantu Bapak Agus?  Pertama, seorang agen perjalanan menjadi sumber informasi bagi Bapak Agus dan keluarganya.  Sang agen mengetahui kira-kira tipe liburan yang bagaimana yang disukai Pak Agus, kelas hotel yang bagaimana, atraksi atau jenis keindahan alam yang bagaimana yang disukai oleh Pak Agus dan keluarganya, dan berbagai hal lainnya mengenai Pak Agus.  Di samping itu, sang agen mengetahui berbagai daerah tujuan wisata serta atraksi dan daya tariknya masing-masing, sehingga ia bisa memberikan rekomendasi kepada Pak Agus.  Sang agen bisa mengatur jadwal perjalanan Pak Agus, dengan rekomendasi tempat dan atraksi yang menarik, lengkap dengan mengatur semua reservasi penerbangan, hotel, mobil, dan visa ke negara tersebut.

Apa persamaan dari kedua contoh ini?  Yang jelas adalah bahwa sang agen perjalanan adalah orang yang melakukan transaksi reservasi jasa penerbangan, hotel, mobil, dan sebagainya.  Sang agen adalah seorang perantara yang dipercayai oleh sang wisatawan untuk melakukan transaksi dengan industri dunia pariwisata yang menyediakan jasa penerbangan, hotel, dan sebagainya. 

Perbedaannya?  Dalam contoh kedua, sang agen berfungsi lebih dari sekedar perantara.  Sang agen berfungsi sebagai konsultan, menawarkan daerah tujuan wisata sesuai dengan selera sang wisatawan.  Sang agen menawarkan nilai tambahnya sebagai seorang yang berfungsi sebagai filter dan selektor dalam menganalisa informasi yang jumlahnya sangat banyak mengenai daerah-daerah wisata, atraksi dan daya tarik setiap daerah wisata.  

Bagaimana fungsi seorang agen perjalanan dalam prakteknya sehari-hari - apakah ia hanya berfungsi sebagai perantara/order-taker atau sebagai seorang konsultan yang mempunyai pengetahuan mendalam mengenai daerah-daerah wisata dan selera kliennya - akan menentukan apakah ia akan berteman atau bermusuhan dengan Internet.

Agen Perjalanan dan Internet: Musuh?
Ada berbagai reaksi yang terlihat dari para agen perjalanan dan asosiasinya melihat maraknya Internet ini.  Pertama, seperti yang sering terjadi dalam dunia psikologi klasik, adalah tolakan.  Internet ditolak sebagai sesuatu yang relevan bagi dunia agen perjalanan.  

Reaksi kedua yang umum adalah menganggap bahwa Internet itu akan menggantikan fungsi agen perjalanan.  Reaksi ini dimulai dengan ramai karena beberapa perusahaan penerbangan besar di Amerika Serikat tiba-tiba menentukan bahwa komisi yang akan mereka berikan untuk agen perjalanan dibatasi hanya maksimal US$ 50 untuk satu perjalanan. 

Analogi yang sederhana di sini adalah nomor telpon bebas pulsa yang dikenal di Amerika Serikat dengan nomor 1-800.  Setiap hotel dan setiap perusahaan penerbangan menyediakan fasilitas nomor 1-800 yang bisa ditelpon oleh orang yang ingin membuat reservasi penerbangan atau hotel.  Sewaktu fasilitas 1-800 ini diperkenalkan, para agen perjalanan juga banyak yang ribut, menduga bahwa fasilitas ini akan membuat pekerjaan mereka tidak diperlukan lagi.  Ternyata yang dikhawatirkan tidak menjadi kenyataan.  Memang benar banyak reservasi yang datang langsung dari pelanggan melalui 1-800 ini.  Tapi sebagian besar orang akan tetap memakai jasa seorang agen perjalanan.

Kenapa?  Katakanlah Pak John dari Pittsburgh ingin ke New York City.  Setidaknya ada 5 jasa perusahaan penerbangan yang melayani route PIT ke JFK.  Di New York City, katakanlah ada 5 hotel berbintang 3-5 di daerah Selatan Manhattan.  Untuk mencari harga terbaik, berarti Pak John harus menelpon 5 hotel dan 5 perusahaan penerbangan.  Menelpon seorang agen perjalanan jelas akan lebih efisien bagi Pak John.  Belum lagi ditambah dengan kenyataan di mana sang agen perjalanan mungkin mengetahu promosi atau diskon khusus yang berlaku pada saat Pak John ingin ke New York.

Memakai contoh kita di atas, jelas bagi Ibu Esther yang tahu pasti akan memakai pesawat Garuda dari Jakarta ke Medan setiap hari Rabu sore dan akan tinggal di Hotel Tiara Medan, ia tidak memerlukan jasa travel agen yang hanya berfungsi sebagai order taker kalau semua ini bisa ia lakukan dengan cepat melalui komputer di tempat kerjanya.  Dengan fasilitas tiket elektronik yang sudah mulai menyebar di Amerika, Ibu Esther bahkan tidak akan perlu lagi memegang tiket pesawat.  Dengan mouse klik beberapa kali, semua urusan perjalanannya beres.  Seandainya harus menghubungi seorang agen perjalanan, mungkin dia sedang tidak berada di tempat; harus memakan waktu untuk mengambil tiket ke tempat sang agen, dsb.  

Dampak Internet yang paling sederhana adalah tuntutan bahwa setiap agen perjalanan harus mampu mengintegrasikan pemakaian Internet sebagai media komunikasi untuk menjangkau dan melayani konsumennya.  Ibaratnya mesin fax, saat ini sebuah agen perjalanan yang tidak memanfaatkan mesin fax akan kalah bersaing dengan agen-agen perjalanan lainnya yang memanfaatkan mesin fax dengan maksimal.  Demikian juga dengan Internet.  Tanpa Internet, sebuah agen perjalanan akan kalah bersaing dengan agen-agen perjalanan yang mampu mengendalikan dan memanfaatkan teknologi Internet ini sebagai media iklan untuk menjangkau konsumen dan media komunikasi untuk melayani konsumen.

Dampak Internet yang paling fundamental mungkin pada model usaha agen perjalanan itu sendiri.  Internet mungkin akan menuntut agen perjalanan untuk berfungsi lebih dari sekedar badan yang melakukan reservasi.  Tersedianya Internet bagi para konsumen mungkin akan mendorong para agen perjalanan untuk harus menawarkan nilai tambah lainnya bagi para konsumen.  Nilai tambah ini dapat berupa pengetahuan yang lebih mendalam mengenai tujuan wisata; agen perjalanan akan didorong untuk menjadi konsultan perjalanan.

Internet dan Agen Perjalanan: Teman?
Internet adalah sebuah fenomena yang membuka kesempatan yang sangat luas dan positif bagi dunia agen perjalanan Indonesia dan seluruh dunia.  Hal ini disebabkan Internet mampu:

1.  Meningkatkan minat untuk travel di kalangan masyarakat dunia.
Semakin tersedianya informasi mengenai daerah tujuan wisata akan meningkatkan minat masyarakat dunia untuk travel.  Yang jelas, kesenjangan informasi yang menimbulkan rasa khawatir dan ketidak-tahuan akan semakin berkurang, sehingga orang akan lebih mempunyai minat untuk travel ke daerah-daerah tujuan wisata yang sebelumnya tidak dipertimbangkan.  Contoh nyata:  pusat Web Bali Online banyak dikunjungi oleh orang dari Afrika Selatan (891 hits untuk bulan Oktober 1996).  Kemungkinannya kecil sekali bahwa orang-orang di Afrika Selatan sebelumnya mempunyai brosur mengenai Bali.  Ini akan meningkatkan minat travel orang di Afrika Selatan untuk travel ke Bali.

2.  Memperluas pasar.
Internet memungkinkan para agen perjalanan di Indonesia untuk menawarkan produknya secara langsung kepada para wisatawan dan agen perjalanan partner di negara-negara yang selama ini tidak terbuka.  
Berapa besar pasar ini?  Hasil survey Bali Online menunjukkan bahwa dari setiap dollar yang dibelanjakan oleh seorang wisatawan di Bali, ada satu atau satu setengah dollar lagi yang dibelanjakan oleh sang wisatawan di luar Bali.  Mungkin ini untuk membeli tiket pesawat, membeli paket tour di negaranya, dsb.  Kalau ini bisa ditawarkan langsung dari Indonesia (melalui Internet), berarti volume transaksi pariwisata Indonesia bisa meningkat secara drastis tanpa perlu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang.

3.  Memperluas komunikasi untuk melayani konsumen.
Semakin luasnya pemakaian Internet memungkinkan komunikasi yang semakin luas antara supplier produk pariwisata, agen perjalanan, dan konsumen lebih dari jam buka kantor.  Astrindo yang memasang informasi perjalanannya di pusat Web Bali Online dapat dibaca oleh seluruh penjuru dunia 24 jam sehari.  Seorang wisatawan dari New York yang ingin diving di Bali dapat melihat daftar paket menyelam yang ditawarkan Bali Marine Sports 24 jam sehari.  Jam kantor Bali Marine di Bali adalah jam 9 malam sampai jam 5 pagi di New  York.
Dengan meningkatnya pilihan bagi konsumen, meningkatnya target pasar bagi supplier dan agen perjalanan, serta meningkatnya komunikasi antara supplier, agen perjalanan, dan konsumen, maka dunia usaha perjalanan akan berlangsung dengan semakin lancar, mengurangi kemungkinan salah pengertian dan konflik antara supplier, agen perjalanan, dan sang konsumen.  Pelaksanaan dunia usaha perjalanan akan semakin mudah.

Konklusi
Satu fakta yang jelas adalah bahwa Internet itu ada bersama kita, dan sudah dan akan terus merevolusionisasi komunikasi dunia.  Apakah kita suka atau tidak, komunikasi akan dipengaruhi oleh Internet.   Dunia pariwisata umumnya, dan usaha agen perjalanan khususnya, juga tidak akan luput dari dampak Internet ini.  Di satu pihak, Internet jelas merupakan suatu tantangan bagi agen perjalanan Indonesia, setidaknya untuk memanfaatkan media ini sebagai media iklan untuk menjangkau calon konsumen dan sebagai media komunikasi untuk melayani konsumen.  Selain itu, Internet mungkin dapat menggeser pola bisnis agen perjalanan ke arah konsultasi, dengan tuntutan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai daerah-daerah tujuan wisata.

Di pihak lain, Internet mampu meningkatkan minat travel masyarakat dunia dan membuka peluang yang sangat tinggi yang sebelumnya tidak terjangkau.  Sebuah agen perjalanan di Indonesia bisa menjadi kekuatan global dengan seketika, menjangkau konsumen dari seluruh dunia, dengan pelayanan non-stop 24 jam.   Jumlah calon wisatawan yang meningkat, pelayanan yang meningkat, dan jangkauan pasar yang meningkat, jelas merupakan sesuatu yang sangat menarik bagi agen perjalanan Indonesia.

Senin, 07 Mei 2012

Content Lokal dan Dunia Usaha Berbasis Masyarakat

Berbeda dengan bayangan pemerintah dan mungkin media. Internet Indonesia banyak di dorong oleh dunia usaha dan content lokal berbasis masyarakat. Ini karena murahnya akses RT/RW-net dan broadband unlimited yang tidak sampai Rp. 200.000 / bulan, bahkan akses di bawah Rp. 5000 / hari melalui Selular!  Statistik di Bekas.com menunjukan, akses WARNET tinggal 21%, sebagian besar (42%) dari rumah (termasuk handphone), 33% Kantor, dan 4% HotSpot.

Hampir semua provider dan operator telekomunikasi mengakui bahwa 40-60% trafik Internet di dominasi oleh Facebook! Memang bandwidth Youtube mendominasi terutama di Speedy, tapi di selular dan lainnya hampir semua di dominasi Facebook.

Willy Sutrisno yang bekerja di perusahaan yang dapat memonitor traffic internet Indonesia dan bertanggung jawab atas peering peering dengan content/provider international. Dan Facebook merupakan salah satunya. Ternyata traffik FB di link international perusahaannya sudah mencapai 10% dari seluruh traffic internasional. Mengingat perusahaan Pak Willy adalah upstream lebih dari 50 ISP di Indonesia, maka data nya tampaknya cukup valid. 

Data Checkfacebook.com menunjukan Indonesia rangking ke 7 di dunia dengan 12 juta pengguna. Bahkan Indonesia merupakan negara yang paling banyak menambah pengguna Facebook di dunia dengan lebih dari 700.000 pengguna / minggu! Hal ini di konfirmasi Alexa (www.alexa.com) yang merangking Facebook sebagai situs nomor satu (1) di Indonesia. Tidak heran, Gramedia banyak menayangkan buku kiat berkiprah di Facebook. 

Jika kita tela'ah statistik Alexa, setelah Facebook, maka Blogger.com, Wordpress.com dan Kaskus.us merupakan situs yang banyak di akses Indonesia. Ini menjadi menarik karena semua situs tersebut termasuk Facebook hanya wadah saja, semua isi / content situs di generate  oleh pengguna Internet bukan pengelola situs. Bahkan Kaskus.us hanya forum diskusi elektronik. Baru sesudah Kaskus.us, bermunculan situs seperti detik.com, kompas.com, okezone.com dll di Alexa.

Istilah keren-nya “user generated content” ternyata menarik / marak. Pengguna Indonesia tampaknya suka pada berita / content dari pengguna lain, bukan content yang “resmi” dan profesional. Hal ini secara tidak langsung menjadi “ancaman” bagi situs berita, content provider. Juga ancaman bagi berbagai inisiatif “top down” untuk membuat content lokal yang banyak menjadi proyek di APBN. Merangkul komunitas sebagai bagian dari produsen informasi menjadi sangat penting dan strategis.

Yang tidak kalah menarik, situs jejaring sosial / forum maupun blog ternyata tidak hanya digunakan untuk sharing pengetahuan dan silaturahmi.  Mengais rejeki di Internet menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari komunitas informasi. Situs Facebook, Kaskus.us, Bekas.com menjadi alternatif wadah  mengais rejeki di Internet. Caranyapun mudah dan gratis, kita dapat aktif berdiskusi dan menawarkan solusi, menempelkan produk pada dinding atau catatan di Facebook, atau dengan sedikit uang memuat iklan baris di situs seperti Bekas.com.

Dengan 12 juta pengguna Facebook Indonesia, transaksi di Facebook menguntungkan.  Nama Facebook yang digunakan explisit memperlihatkan usahanya, seperti, Tripti Batik, the Boutique, teabag butik, Karina Jualan Sepatu, Jual Mobil Bekas, Jual-beli Sepeda,  House of Nayza - Butik Kaos Muslimah, Butik Anakku, Sepatu Lukis, sepedaku.com. Adanya group dan fans profile Facebook seperti, motifbatik (1 juta fans), Aku Cinta Batik Indonesia (40.000 fans), Fotografer.net (17.000 fans) menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi komunitas.

Penghasilan Internet sebagai tambahan sangat lumayan. Yurista Murtisari, ibu rumah tangga, di Pekalongan aktif di Facebook usaha kaos muslim online modal awal Rp. 300 ribu, omset Rp. 8 juta dalam waktu empat bulan. Biaya akses Internet tertutup, putra putri tetap terawasi tanpa perlu lelah kerja di kantor. Keuntungan Rp. 1-2 juta / bulan sangat mungkin. Trend ini menjadi solusi para ibu untuk berusaha dirumah, salah satu komunitas besar adalah http://komunitas.bundainbiz.com di motori Ibu Nadia, Ibu Sotya, Ibu Sharah, Ibu Riana dan Ibu Mia.

Selain Facebook, Kaskus.us Forum Jual Beli merupakan salah satu situs perdagangan Indonesia yang paling menarik. Ada sepuluh (10) barang yang paling diperdagangkan di Kaskus.us, yaitu, Action Figures, Blackberry Onyx, Sony PSP Go, Sony Digital Camera, iPod Touch, HTC PDA Phone, Acer Notebook, Canon DSLR Camera, Motor Ninja dan Kaos Distro. Cara jual sangat sederhana, penjual posting di Forum beserta gambar dan harga. Pembeli dapat menawar di Forum. Transfer uang melalui Bank sebelum barang dikirim. Andrew Darwis salah seorang pendiri Kaskus.us menceritakan edaran uang di Kaskus lumayan, seorang penjual kamera digital dapat memutarkan Rp. 100 juta / minggu tanpa stok barang! Barang di ambil dari distributor saat ada pemesanan.

Memang tidak semua usaha di Internet berahlak, lumayan banyak usaha yang tidak berahlak seperti foto bugil, situs porno dsb. Untungnya, usaha demikian sulit untuk menembus Facebook, Kaskus.us dll karena mekanisme moderasi dan filtering yang lumayan ketat. Pelaporan ke administrator Facebook, maka menjamin halaman esek-esek di tutup. Dalam bertransaksi di Internet jangan pernah menipu. Cerita mulut ke mulut akan dahsyat efeknya dan mematikan.  Di samping adanya UU ITE yang menambahkan payung hukum untuk transaksi di Internet.

Minggu, 06 Mei 2012

Membangun Knowledge Management di Kantor / IntraNet

Salah satu hal yang paling sukar dalam mengelola operasi sebuah institusi / kantor adalah mengelola pengetahuan yang dibutuhkan dalam menjalankan fungsi kantor tersebut agar tetap kompetitif. Objektif dalam membangun knowledge management (KM) berbeda sama sekali dengan membangun Sistem Informasi Manajemen (SIM).

Sistem Informasi Manajemen (SIM) lebih ditujukan untuk membuat operasi perusahaan menjadi lebih effisien dan transparan termasuk memudahkan proses audit. Software open source yang dapat digunakan untuk SIM jenis ini yang termasuk baik adalah Compiere yang dapat di ambil di www.sourceforge.net secara gratis. Compiere berbasis Java dan beroperasi menggunakan database Oracle. Oracle untuk sekala kecil dapat pula di ambil gratis di situs oracle.com.

Salah seorang ahli Compiere di Indonesia adalah kelompok Java User Group yang di pimpin oleh Frans Thamura yang dapat di monitor diskusinya di jug-indonesia@yahoogroups.com.

Berbeda dengan SIM yang lebih mengarahkan pada effisiensi, pembangunan KM lebih di arahkan agar pengetahuan yang dibutuhkan oleh perusahaan dapat di kelola dengan baik agar personil di perusahaan tetap kompetitif dan dapat mendukung perusahaan tersebut agar tetap dapat berkompetisi dalam melayani pelanggan / customer anda.

Bayangkan sebuah skenario yang sering terjadi, umumnya pengetahuan / keahlian / skill yang dibutuhkan dalam perusahaan berada pada para teknisi atau engineer yang melakukan pekerjaan sehari-hari melayani pelanggannya. Proses update pengetahuan dari teknisi baru sering kali dilakukan melalui berbagai proses training, workshop dll. Yang menjadi masalah, semua pengetahuan dan pengalaman yang ada akhir tetap terpendam bersama si teknisi atau engineer tersebut. Pengetahuan jenis ini adalah pengetahuan jenis tacit knowledge yang ada di dalam otak si teknisi / engineer.

Tentunya akan lebih mudah jika semua pengetahuan yang ada di kepala teknisi / engineer tersebut telah tertulis dalam bentuk manual atau howto. Yang perlu dilakukan adalah menyusun manual atau howto menurut kategori yang dapat kita tentukan. Kategori-kategori tersebut biasanya dapat di ketahui / di pelajari melalui ilmu kepustakaan.

Software yang dapat membantu proses manajemen dokumen yang mengarah kepada knowledge management dapat di ambil dari www.sourceforge.net secara gratis. Beberapa software management dokumen & manajemen pengetahuan tersebut adalah knowledgeTree, Owl dan greenstone. Diantara tiga-nya yang paling kompleks barangkali greenstone yang merupakan software digital library. Sementara yang saya lihat lumayan bagus atau relatif sederhana adalah knowledgeTree.

Software knowledge management ini umumnya dapat di akses menggunakan Web. Sementara KnowledgeTree hanya membutuhkan sebuah Web server biasa yang dilengkapi kemampuan PHP dan database server di belakangnya. Kita biasanya menggunakan database server MySQL. Semua hal tersebut dapat di peroleh juga anda menginstalasi Linux sebagai sistem operasi server anda.

Yang menjadi masalah besar adalah menangkap tacit knowledge yang ada di kepala para teknisi maupun engineer atau para pakar yang bekerja di perusahaan / corporate. Biasanya para teknisi atau engineer tersebut sudah sangat sibuk untuk dapat meluangkan waktunya menulis buku mengenai teknik-teknik yang dia kuasai. Teknik transfer pengetahuan tacit yang paling sederhana adalah menggunakan cara “ngobrol” atau diskusi. Masalahnya jika “ngobrol” tersebut di lakukan secara konvensional di kantin atau di ruang rapat, kemungkinan ilmu yang di obrolkan akan hilang begitu saja dan kita harus sering mengadakan forum-forum ngobrol ini.

Cara yang paling sederhana untuk mengatasi masalah hilangnya pengetahuan hasil ngobrol tersebut adalah memberikan sebuah forum diskusi yang terasip yang dapat diakses di kemudian hari. Contoh forum diskusi online yang paling sederhana adalah mailing list, bagi anda yang kesulitan untuk membangun sendiri server mailing list tentunya dapat saja menggunakan jasa gratisan dari http://groups.yahoo.com. 

Bagi anda yang rela untuk bersusah payah sedikit sebenarnya membuat mailing list server tidak terlalu sukar. Software mailing list yang bagus dan biasanya ada di distribusi Linux Fedora Core 5 adalah mailman. Dengan menggunakan mailman, maka mail server yang kita gunakan dapat dengan mudah mengakomodasi jasa mailing list dan mengarsip semua diskusinya untuk kemudian hari digunakan dalam proses analisa dan sintesa yang diperlukan untuk menulis pengetahuan menjadi sebuah dokumen manual atau howto.

Mailman digunakan pada awal operasional mailing list server groups.or.id. Saat ini mailing list server groups.or.id mengunakan software ezmlm yang lebih baik lagi tapi lebih kompleks cara instalasinya.

Mudah-mudahan dengan sedikit pengetahuan ini kita dapat mengarahkan dengan baik pembangunan infrastruktur manajemen pengetahuan yang ada di corporate supaya tetap dapat menjaga tingkat kompetitif corporate tersebut.

Industri Usaha Sekitar Internet

Dengan semakin marak-nya pengguna Internet di dunia maupun di Indonesia maka semakin menarik untuk berusaha dari rumah menggunakan Internet. Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjadi memberikan sedikit pencerahan bagi teman-teman yang ingin berusaha di rumah menggunakan Internet.

Usaha di Infrastruktur Internet
  • Usaha yang paling sederhana yang telah berkembang sejak akhir abad ke 20 adalah Warung Internet (WARNET).
  • Dengan semakin murahnya peralatan WiFi, maupun temuan seperti Wajanbolic tampaknya pada hari ini usaha membangun RT/RT-net menjadi semakin marak. Investasi sebuah client RT/RW-net dapat di tekan sekitar Rp. 350.000 / client menjadikan sangat feasible bagi sebagian besar orang untuk berpartisipasi dalam memperoleh akses Internet murah. Referensi teknologi dapat di lihat di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknologi_RT/RW-net. Khusus untuk antenna Wajanbolic e-goen bisa di lihat di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Wajanbolic_e-goen.
  • Bagi mereka yang mempunyai jiwa “geek” akan dapat memasuki dunia yang lebih tangguh yaitu menginstalasi peralatan telepon menggunakan Internet atau lebih sering di kenal sebagai VoIP. Teknologi VoIP saat ini menjadi primadona terutama di perusahaan-perusahaan, apartemen, perkantoran untuk membangun PABX mereka maupun jaringan telepon ke kantor cabang. Referensi teknologi VoIP dapat di baca di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Internet_Telepon
  • Pada hari ini, cukup banyak perusahaan di Indonesia yang mulai memproduksi sendiri peralatan Internet Wireless, Mikrotik, VoIP, Antenna. Beberapa diantara-nya adalah http://www.ufoakses.co.id, http://www.mikrotik.co.id, http://www.itmn.co.id, http://www.simantap.com 
Aplikasi pembantu Usaha Kecil Menengah (UKM)
  • Salah satu yang membuat pusing kepala di usaha kecil menengah adalah mencari software yang siap pakai untuk accounting, point of sale, marketing, e-mail, agenda bersama, project manajemen, sukur-sukur dapat menjalankan fungsi yang kompleks seperti HR (Human Resource), ERP (Enterprise Resource Planning). Pada hari ini kita tidak perlu terlalu pusing karena sudah ada Distro Linux berbasis Ubuntu dengan nama SMEOnffLine yang sudah mencakup berbagai server yang di sebut di atas untuk keperluan Usaha Kecil Menengah / Small Medium Enterprise (SME). Distro SMEOnffLine dapat di ambil gratis di http://sourceforge.telkomspeedy.com/projects/smeonffline/
  • Bagi usaha kecil menengah terutama yang bergerak di bidang teknologi informasi dapat juga bekerjasama dengan SiMANTAP untuk menjual procuknya secara online. Situs SIMANTAP dapat di akses di http://www.simantap.com.
  • Teknik yang paling sederhana untuk berjualan di Internet adalah aktif di forum diskusi. Salah satu yang paling menarik di Indonesia adalah aktif di situs http://www.kaskus.us atau tepatnya di bagian forum jual beli http://www.kaskus.us/forumdisplay.php?f=25. Dari keterangan Andrew Kaskus, pengalaman salah satu penjual yang aktif di kaskus ada yang dapat memutarkan uang Rp. 100 juta / minggu dari menjual kamera di Kaskus. Tentunya agar usaha anda langgeng, jangan pernah melakukan penipuan – karena sekali anda menipu akan susah di percaya oleh teman-teman selanjutnya.
  • Situs lain yang tidak kalah menarik untuk melakukan jual beli adalah http://www.bekas.com yang meliputi banyak barang. Mulai dari biro jasa, fashion, kesehatan, pertanian dan masih banyak lagi. Yang mungkin menarik untuk di simak dari informasi administrator bekas.com adalah pengakses situs bekas.com ternyata sebagian besar dari rumah 42%, dari kantor 33%, dari WARNET 21% dan dari HotSpot hanya 4%.
  • Teknik yang amat sangat sederhana sekali untuk berusaha di Internet adalah menggunakan Facebook untuk berdagang di Interent. Salah satu contoh yang menarik adalah Mba Nita istri dari Mas Wendi beliau saat ini aktif membantu PDE Kota Pekalongan. Melalui Facebook-nya beliau dapat menjual pakaian batik dengan pemasukan sampai Rp. 2 juta-an / bulan. Tekniknya sangat sederhana saja menggunakan fasilitas Wall untuk memberitahukan teman-teman jika ada barang yang baru. Tentu-nya kita harus menjaga kepercayaan pelanggan untuk dapat sukses di bisnis seperti ini, jangan pernah menipu dan memberikan barang berkualitas rendah karena akan mematikan usaha kita di kemudian hari.
Usaha Industri Kreatif / Multimedia / Software House.
  • Dunia Internet tentunya tidak berhenti sampai di menjual barang saja. Salah satu yang menarik untuk di simak terutama di tahun-tahun mendatang adalah permintaan untuk produk kreatif apakah itu berbentuk film, animasi, bahkan mungkin orderan dari Holiwood untuk subkontrak bagian dari film kartun mereka. Salah satu contoh industri animasi yang cukup konsisten di Indonesia adalah http://www.maingamestudio.com yang di motori oleh Andi dan Marlin. Mereka juga bermitra / berteman dengan teman-teman animator 3D yang menggunakan Blender yang berlokasi di Batam yang banyak mengerjakan pekerjaan animasi untuk studio film animasi di Holiwood Amerika Serikat.
  • Studio Game Online Indonesia yang tidak kalah gigih adalah AGATE Studio http://www.agatestudio.com yang di pimpin oleh teman-teman seperti Arief Widhiyasa. AGATE Studio termasuk salah satu pembuat game paling aktif di Indonesia.
  • Game online lain yang juga akan mewarnai Republik Indonesia adalah Nusantara Online. Informasi tentang Nusantara Online (NUSOL) dapat di lihat di http://www.nusantara-online.com. Ide dasar Game Nusantara Online adalah membuat game berbasis sejarah kerajaan-kerajaan di Indonesia, seperti, Majapahit, Mataram dll. Game ini masih dalam proses pembuatan, di harapkan bisa digunakan tidak lama lagi.
  • Kabar gembira bagi para peminat animasi 3D di Indonesia. Temen-temen di Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi (RISTEK) tampaknya akan mendukung / mendorong supaya tumbuh animasi 3D di Indonesia menggunakan Blender. Ada baiknya bagi mereka yang suka dengan industri kreatif terutama animasi untuk bergabung dengan teman-teman animator Blender dapat dilihat daftarnya di Daftar Komunitas Blender Indonesia di blenderindonesia.org atau tepatnya http://blenderindonesia.org/wiki/index.php/Wiki_Blender_Indonesia:Portal_komunitas.
  • Bagi teman-teman yang lebih suka untuk berkiprah / berkarya dengan menulis software. Akan lebih dahsyat hasilnya jika menggunakan bahasa pemrogramman Java. Pada saat ini teman-teman programmer Java sedang menikmati kehidupan yang sangat enak dengan gaji sekitar Rp. 8 juta / bulan. Komunitas Java programmer biasanya berkumpul di mailing list jug-indonesia@yahoogroups.com. Salah satu Yayasan yang sangat aktif dapat mengembangkan Java adalah Meruvian http://www.meruvian.org.
  • Tentunya semua yang di jelaskan di atas lumayan berat bagi sebagian besar orang Indonesia karena membutuhkan skill dan kemampuan organisasi yang tinggi. Bagi anda yang masih baru dan ingin masuk pertama kali ke dunia industri kreatif mungkin yang paling menarik adalah dunia fotografi. Salah satu panutan dunia fotografi di Indonesia adalah Fotografer.Net http://www.fotografer.net/ - kita bisa banyak belajar dari teman lain dari situs fotografer.net tersebut.