Jumat, 18 Mei 2012

Tips mengatasi perselingkuhan pasangan

Sebagian besar perselingkuhan dilakukan oleh pihak pria, Untuk itu kiranya penting bagi wanita untuk mengetahui cara dan kiat untuk mencegah perseligkuhan yang kemungkinan dilakukan pasangan anda.
Psikolog yang sudah 20 tahun lebih berkecimpung di masalah seputar pernikahan, Dr. Noelle Nelson, mengungkapkan perselingkuhan suami sebenarnya bisa dicegah. Menurutnya, seorang suami akan selingkuh karena mereka tidak mendapatkan apa yang diinginkannya dari pernikahannya. Atau si pria tidak merasa cukup dengan apa yang sudah didapatkannya.

Dr. Nelson mengatakan lagi, kebanyakan pria selingkuh bukan karena kurang mendapatkan seks dari pasangannya. Pria selingkuh karena kurang mendapat perhatian dan penghargaan atau apresiasi dari pasangannya.
Lantas, apakah memang wanita tidak perlu memberikan perhatian pada kehidupan seksnya dengan suami? Tentu saja tidak. Kehidupan intim yang baik tetap penting untuk sebuah pernikahan bahagia.
Selain itu, ada dua senjata lainnya yang menutu Dr. Nelson bisa mencegah perselingkuhan. Apa itu?

1. Cegah Perselingkuhan dengan Perhatian
Perhatian di sini tentunya adalah perhatian yang sesungguhnya. Sapa suami saat dia baru pulang dari kantor. Berikan pelukan hangat di saat suami terlihat lelah. Jangan sibuk dengan BlackBerry atau iPhone atau televisi saat diajak bicara olehnya. Berikan tanggapan ketika memang diperlukan, jangan hanya sekadar mengangguk atau mengucapkan kata 'iya'.
Menurut Dr. Nelson, hal-hal di atas, meski sepele terbukti bisa menutrisi cinta Anda dan suami. Jika dilakukan setiap hari, kasih sayang di antara pasangan akan semakin tumbuh.

2. Cegah Perselingkuhan dengan Penghargaan atau Apresiasi
Menurut Dr. Nelson, pria yang selingkuh dengan rekan kerjanya terjadi karena teman wanitanya tersebut sering memberinya pujian di hari-hari mereka bersama. Sementara Anda, para istri, bisa jadi mulai lupa melakukan hal tersebut karena disibukkan dengan berbagai hal seperti mengurus anak dan urusan rumah tangga.
Apresiasi di sini juga bukan hanya sekadar memberikan pujian atau mengucapkan terimakasih atas hal baik yang telah dilakukannya. Anda juga perlu mengatakan terimakasih pada apa yang memang sudah menjadi tugasnya dalam urusan rumah tangga, seperti membuang sampah, membantu mengurus anak atau mencuci piring. Apresiasi yang Anda berikan itu membuatnya lebih semangat untuk melakukan pekerjaannya, hobinya dan cita-citanya.
Dr. Nelson menjelaskan lagi, apresiasi juga mengingatkan suami hal-hal apa yang membuat Anda jatuh cinta padanya, misalnya senyumannya, humornya, kasih sayangnya pada anak- anak. Apresiasi pun membuat pria tahu kalau Anda memang memperhatikan apa yang dikerjakannya. Mudah bukan untuk melakukan semua itu?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.