Selasa, 15 Mei 2012

Penggunaan Viagra mengakibatkan gangguan pendengaran hingga tuli

Konsumsi viagra dan obat kuat lainnya, ternyata bukan tanpa risiko. Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of Alabama di Birmingham, Inggris, pria yang mengonsumsi viagra atau obat kuat lainnya seperti cialis atau levitra, memiliki risiko tinggi kehilangan pendengaran dalam waktu lama.

Kesimpulan tersebut merujuk pada penelitian yang melibatkan 11.525 pria dan lebih dari 40 responden menjalani pengobatan. Hal itu terungkap dalam jurnal ‘Archives of Otolaryngology-Head and Neck Surgery’, edisi 18 Mei. “Meskipun ada keterbatasan dalam penelitian ini, tapi adalah hal bijaksana untuk memperingatkan pasien tentang risiko dari pemakaian obat kuat ini. Salah satunya, tentang tanda dan gejala gangguan pendengaran, serta perlunya perhatian medis untuk mencegah potensi kerusakan permanen,” kata Gerald McGwin, salah seorang peneliti, yang juga profesor epidemilogi di University of Alabama, seperti dikutip dari NY Dailynews.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menemukan hubungan sebab akibat secara langsung antara penggunaan obat kuat ini dengan risiko hilangnya pendengaran. Kesimpulan sementara menyatakan, tak hanya pria lebih tua atau di atas 60 tahun yang berisiko alami gangguan pendengaran, tapi hal ini juga bisa terjadi pada pria usia muda yang mengonsumsi viagra dan obat kuat lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.