Senin, 07 Mei 2012

Ada 5 fakta menarik tentang mimpi buruk

Para peneliti melakukan studi untuk mengetahui fakta-fakta di balik muncunya mimpi buruk yang mengganggu tidur malam Anda. Berikut 5 hal tentang apa yang terjadi di alam mimpi :
1. Mengapa kita bermimpi
Para ilmuwan telah lama bertanya-tanya mengapa seseorang bisa bermimpi. Ilmuwan Sigmund Freud menyatakan bahwa mimpi hanya merupakan efek samping dari gerakan cepat mata ketika tidur.
Seorang psikolog dari Harvard yang bernama Deirdre Barrett berpendapat lain, yaitu mimpi merupakan visualisasi dari hal-hal yang Anda lakukan sepanjang hari dan penelitiannya dipublikasikan pada tahun 2010 dalam pertemuan Association for Psychological Science di Boston.

2. Tidur terlalu larut menyebabkan mimpi buruk
Penelitian yang dipublikasikan tahun 2011 dalam jurnal Sleep and Biological Rhythms, mengungkapkan bahwa orang yang tidur terlalu larut lebih mungkin mengalami mimpi buruk daripada orang yang tidur lebih awal.
Peneliti menduga bahwa hormon stres kortisol yang mengalami kenaikan karena tidur terlalu larut dapat memicu mimpi buruk.

3. Mimpi pria dan wanita berbeda
Berbeda dengan pria yang banyak bermimpi tentang seks, wanita lebih cenderung mengalami mimpi buruk berupa pengalamannya. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilaporkan pada tahun 2009 oleh psikolog Jennie Parker dari University of the West of England.
Mimpi buruk yang dialami wanita dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu mimpi yang menakutkan seperti dikejar-kejar atau hidupnya terancam, mimpi kehilangan orang yang dicintai, atau mimpi bingung.

4. Anda dapat mengontrol mimpi
Penelitian pada tahun 2008 oleh Jayne Gackenbach, seorang psikolog di Grant MacEwan University, Kanada menunjukkan bahwa orang dapat mengontrol mimpinya salah satunya dengan bermain video game.
Dengan bermain game akan membantu mengontrol atau mengubah mimpi buruk mengerikan menjadi mimpi yang menyenangkan.

5. Mimpi buruk mempengaruhi kesehatan Anda
Seolah mimpi buruk saja tidak cukup buruk bagi Anda, gangguan tidur dapat menyebabkan tindak kekerasan, tendangan dan teriakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.