Kamis, 26 April 2012

Tau G' Sih | Kalau Sebenarnya semut Itu Buta

semut buta blognya erwin miradi

Semut adalah binatang yang sedari kita kecil telah menjadi simbol dan contoh budaya antri dan kerjasama. Mereka hidup dalam jumlah yang sangat besar, dan mereka “bergotong royong” untuk setiap makanan yang akan mereka bawa kembali ke sarangnya. Ketika melihat mereka berjejer dalam satu garis, pernahkahterpikir oleh Anda bahwa mereka adalah binatang yang buta?

Ya, sebagian besar bangsa semut adalah binatang yang tidak dapat melihat. Kepala semut dilengkapi dengan banyak organ sensor yang membantu mereka mengenali keadaan di sekelilingnya tanpa harus melihat. Hanya sebagian kecil spesies semut yang dapat melihat, tapi penglihatan mereka pun sangat buruk.

Mata mereka mempunyai bentuk seperti kebanyakan insekta lainnya (mata yang tersusun dari banyak lensa kecil), yang memang dapat mendeteksi pergerakan dengan baik, tapi tidak dengan resolusi yang tinggi. Maka dari itu, semut sangat bergantung kepada dua antena yang ada di kepalanya (“feelers”). Antena ini membantu mereka mendeteksi bahan kimia, keadaan udara, dan getaran di sekitarnya. Antena ini juga digunakan untuk mengirimkan dan menerima sinyal dari semut lainnya melalui sentuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.