Minggu, 08 Januari 2012

National Geographic Inside Mecca

Actors : Umar Faruq Abd-Allah, Keith David
Directors : Taghi Amirani, Anisa Mehdi
Writers : Anisa Mehdi, John B. Bredar
Producers : Anisa Mehdi, John B. Bredar, Michael Rosenfeld, Rebecca Hartzell
Format : Closed-captioned, Color, DVD, NTSC
Language : English

Inside Mecca presents the most intimate and three-dimensional documentation of the annual pilgrimage to Mecca and sheds light on the universal principles of Islam during the days of the Hajj. Learn the historical significance of the city to Muslim and non-Muslim populations alike. And, experience the epic journey of a lifetime, the Hajj, as we witness the personal stories of the pilgrims and the mental preparation, physical strain and spiritual ecstasy they encounter on their life-altering pilgrimage of faith.

Downlaod 350 Mb

Empires - Holy Warriors: Richard The Lionheart And Saladin

Category : Docudrama DVDs, Education Movies, Television/TV Series Videos, Documentary, World History/Culture, History, Christianity, Religious Beliefs, Religious Faith, Historic Figures
Composer : Glenn Keiles
Director : Peter Miller, Richard Bedser
Director of Photography : Lee Pulbrook
Narrator : Colin Salmon
Writer : Richard Bedser

The friendship between England's King Richard the Lionhearted and the Islamic conqueror Saladin remains one of the most unusual and fascinating relationships in the history of Western civilization. While the Christian monarch and the Muslim sultan were divided by the religious beliefs that led them into opposing sides during the 12th-century Crusades, the rivals shared a mutual admiration based on respect for each other's military prowess and bravery--so much so that Saladin offered the use of his physician and horses when Richard was wounded in battle. This episode of PBS's EMPIRES series explores the holy warriors' complex tangle of enmity and friendship through interviews with historians and dramatic re-creations filmed on location in the Middle East.

Download 700 Mb

Jumat, 06 Januari 2012

Apa Saja Yang Dilakukan Anak di Internet

Memperkenalkan internet kepada Anak-anak kita merupakan sebuah kebahagian tersendiri bagi orang tua. Dengan harapan sang anak dapat memperoleh manfaat sebanyak-banyaknya baik menggunakannya sebagai sumber pengetahuan maupun wahana hiburan dan komunikasi. Di awal dengan sabar, orang tua menuntut anaknya untuk dapat menggunakan aplikasi browser untuk akses ke internet. Kemudian berlanjut dengan mengunjungi situs-situs menarik seperti video ipin dan upin di you tube, game di facebook, atau chatting menggunakan yahoo messenger dengan teman-teman sekolahnya.

Seiring dengan kemampuan sang anak yang terus berkembang dalam menggunakan interet. Bahkan kadang, pengetahuan yang dimiliki anak melebihi kemampuan orang tua untuk mengikuti pekembangan anaknya. Hal ini seakan memberikan tanda kalau sang anda dapat secara mandiri ditinggalkan sendiri menggunakan internet.

Namun, apa sebenarnya yang dilakukan oleh Anak saat mereka online di dunia internet? Berdasarkan survey tahun 2010 lalu yang dilakukan oleh Norton di empat belas negara (sumber: http://us.norton.com/theme.jsp?themeid=norton_online_family_report), yang melibatkan hampir 3.000 anak dan 8.000 orang dewasa (18+), ada hal hal yang menarik dari data yang diperoleh. Sebagai contoh anak-anak di negara Kanada merupakan anak-anak yang kuat main game online (top gamer, 94%). Berbeda lagi dengan anak-anak asal Brazil, 9 dari 10 anak-anak aktif menggunakan internet.

Secara keseluruhan dari hasil survey, didapatkan informasi bahwa sekitar 83% dari jumlah responden anak menggunakan internet untuk bermain game. Selanjutnya 73% anak menggunakan internet untuk berselancar mengunjungi situs-situs internet. Sedangkan untuk mengerjakan tugas sekolah dengan memanfaatkan materi dari internet mendapatkan porsi 71%. Dan, terakhir 63 persen dari jumlah anak yang disurvey menggunakan internet untuk berkomunikasi (chatting) dengan internet.

Memberikan kesempatan kepada anak untuk mandiri menggunakan interent dengan landasan kepercayaan kepada mereka adalah baik. Namun lebih baik lagi bila sebagai orang tua tetap berkomunikasi secara aktif dengan mereka, memonitor perkembangannya dan menanamkan nilai-nilai etika yang patut diperhatikan dalam memanfaatkan internet. Semoga terus berinternet secara sehat.

Tips Untuk Orang Tua : Membimbing Anak Berinternet

Mungkin akan sangat mengejutkan bila kitasebagai orang tua,  mengetahui bagaimana pengalaman seorang anak dalam mengakses internet. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Norton di Juni 2010 lalu, 41 persen responden anak mendapatkan permintaan teman di media sosial dari orang yang tidak dikenal. Mendownload virus rupanya dialami sekitar 33% persen dari jumlah responden. Hal yang cukup heboh, sekitar 25% dari anak yang disurvey telah melihat gambar telanjang atau kekerasan. Terakhir sekitar 10 persen responden pernah diajak bertemu langsung oleh orang yang tidak dikenalnya.
Menghadapi situasi yang sedemikan rentannya terhadap keamanan anak berinternet, sudah sewajarnya selaku orang tua kita mengantisipasinya agar hal yang tidak diinginkan terjadi. Ada beberapa tips dari hasil survey Norton yang dapat dilakukan untuk menjaga anak dari dampak negatif berinternet, baik secara teknologi maupun materi komunikasi orangtua-anak.
Dari sisi penggunaan teknologi, sebagai orang tua, kita dapat memasang aplikasi keamanan, seperti norton family online. Untuk memastikan aplikasi berjalan dengan baik, ajarkan anak kita untuk mengetahui bagaimana memeriksa aplikasi keamanan berjalan dengan baik dan memberitahu kita apabila tidak berfungsi. Pastikan juga, kunci keamanan orang tua (parental control) terpasang untuk membatasi akses ke konten dewasa. Sebagai langkah preventif, orang tua juga dapat memeriksa riwayat kunjungan website yang dilakukan oleh anaknya.
Berkomunikasi merupakan salah satu pilihan yang bersifat preventif terhadap anak melalui penanaman pemahaman bagaimana menggunakan internet secara positif. Kita dapat berbicara dengan mereka tentang aturan keluarga tentang bagaimana menggunakan internet seperti waktu akses, dan durasi akses. Selanjutnya kita juga dapat mendiskusikan mengapa kita tidak boleh mengunjungi situs internet tertentu. Selain itu juga, dalam berbagai kesempatan kita dapat menjelaskan mengapa kita sebagai orang tua kita perlu memantau akses internet mereka. Menceritakan pengalaman kita dalam menggunakan internet dan manfaat yang diperoleh agar anak anak menarik pelajaran darinya.
Mendengarkan merupakan bagian dari berkomunikasi, terkadang ia menjadi prasyarat sebelum kita dapat berbicara secara efektif. Anak anak ingin didengarkan apa yang mereka alami dalam menggunakan internet. Dan menjadi kewajiban kita untuk mendengarkan hal tersebut secara aktif sehingga kita dapat membantu dan memberi dukungan kepada mereka apabila mengalami masalah dalam menggunakan internet. Perhatikan juga perubahan emosi mereka saat sedang berkomunikasi, dan terlebih penting bagaimana membuat mereka mau berbicara tentang pengalaman mereka berinternet.
Terakhir, mungkin suatu saat sebagai orang tua, kita akan mengalami kekesalan yang luar biasa terhadap aktifitas internet yang dilakukan oleh anak kita. Anak-anak memang perlu memahami arti konsekuensi, apabila aturan keluarga tentang internet telah dilanggar maka ada akibat yang ditimbulkan seperti larangan berinternet selama beberapa hari. Salah satu saran terbaik, jangan matikan internet yang menjadi akses favorite mereka. Bila akses mereka diblokir, sangat mungkin mereka akan mencari cara lain untuk mengakses internet.
Demikian tips bagi orang tua dalam membimbing anak berinternet. Semoga bermanfaat dan tetap berinternet secara sehat.