Selasa, 01 Mei 2012

Tips n Trik Alami Untuk Turunkan Berat Badan



cara cepat turunkan berat badan - Kecantikan dan tubuh langsing menjadi salah satu yang paling diperhatikan oleh sebagian besar kaum wanita, bahkan tak jarang dari mereka rela melakukan hal-hal yang menyakitkan hanya untuk mendapatkan wajah yang cantik ataupun mendapatkan tubuh yang langsing dan ideal. Maka tak heran Metode dan cara cepat turunkan berat badan menjadi topik yang paling banyak dicari baik itu melalui media internet, majalah hingga juranal-jurnal kesehatan.

Cara cepat turunkan berat badan kini terbilang sangat banyak dan beragam baik itu datang dari medis maupun alternatif, namun sebenarnya para pakar kesehatan dan ahli gizi sepakat cara cepat turunkan berat badan tanpa efek samping adalah dengan mengubah pola hidup.

Berikut ini cara cepat turunkan berat badan yang justru dihindari oleh para pelaku diet tubuh

Saat Lapar. Cara cepat turunkan berat badan ialah tak kala anda lapar sebaiknya makanlah, Anda tak perlu menahan rasa lapar. Aturan makan tiga kali sehari juga tak perlu dihindari, karena jika dihindari hanya akan merusak metabolisme tubuh. Jadi, ketika Anda merasa lapar, maka sangat dianjurkan untuk makan.

Namun yang menjadi catatan adalah menjadi penting menahan rasa lapar jika lapar tersebut merupakan Lapar emosi terjadi karena stres, sedih, bosan, cemas dan marah. Biasanya dalam keadaan ini bisa menimbulkan rasa lapar yang terlalu berlebihan dan tanpa terasa akan makan melebihi dari apa yang dibutuhkan oleh tubuh.

Perhatikan cara makan. Agar gizi makanan dapat terserap secara sempurna perhatikan kebiasan anda dalam memakan sesuatu, usahakan mengunyah secara sempurna dalam artian dikunyah secara halus dan satu lagi cobalah untuk menikmati setiap makanan yang sedang dikunyah. Cara ini juga dapat membuat Anda secara otomatis berhenti makan saat sudah merasa kenyang. Dengan begitu tingkat makan secara berlebihan akan berkurang.

Makanlah selagi lapar berhentilah sebelum kenyang. Berhenti makan saat netral mirip maknanya dengan berhenti makan sebelum kenyang. Kebiasaan ini bisa dilatih sehingga tubuh secara alami memberikan sinyal untuk berhenti makan saat tak lagi lapar fisik.

Lakukan aktivitas tubuh, cara terbaik dan sederhana adalah dengan memperbanyak jalan kaki, karena dengan berjalan kaki seluruh oragan tubuh bekerja secar a maksimal,  Cara ini dapat membantu Anda lebih cepat menurunkan berat badan.



Info Terkait:


Senin, 30 April 2012

Tato dan tindik bisa terinfeksi HIV dan hepatitis

Wisatawan di Bali yang memiliki tato didesak untuk tes HIV setelah seorang wisatawan Australia mengaku tertular HIV di Bali. Gede Putra Suteja, kepala badan kesehatan kabupaten Badung di daerah Kuta, mengatakan ada kemungkinan kuat wisatawan tertular virus di tempat pembuatan tato.

Sementara Pejabat kesehatan Australia mendesak pelancong yang telah ditato di pulau Bali untuk segera melakukan uji HIV: "Semua bukti menunjukkan tato diterima baru-baru di Bali sebagai sumber infeksi. "

Pejabat itu juga menyoroti risiko tindikan di tubuh, mengatakan bahwa pasien HIV juga berpotensi tertular hepatitis B dan C.

Kepada Dinas Kesehatan Bali Nyoman Sutedja mengatakan: "Kami menerima laporan tentang hal ini dari Departemen Kesehatan kemarin dan pejabat akan mengunjungi salon tato untuk memverifikasi klaim ini. Pada titik ini, kita masih menyelidiki. Kita tidak dapat mengatakan secara pasti apakah pasien terjangkit virus itu dari mendapatkan tato atau kontak seksual. "

Saat ini ada 4.200 kasus HIV / AIDS di Bali, ia menambahkan. Penyelidikan berpusat pada segudang salon tato di daerah Kuta, termasuk seniman menawarkan jasa mereka di pantai.

Tahun lalu bahwa jumlah diketahui kasus HIV / AIDS di Bali itu melonjak, dengan satu dari empat pelacur dilaporkan HIV-positif dan jumlah infeksi melompat hampir 19 persen dari tahun sebelumnya. 

Ada beberapa jenis cemburu

Dikatakan oleh Sigmund Freud, bahwa cemburu itu adalah sejenis perasaan yang muncul karena rasa tidak nyaman dan takut. Rasa ini juga muncul saat diri merasa terancam atau ketika seseorang berada dalam persaingan.

Sigmund Freud kemudian membagi cemburu menjadi beberapa macam:

Cemburu normal, cemburu persainganKecemburuan ini dikatakan normal saat berhadapan dengan persaingan. Karena merasa takut dikalahkan atau hak miliknya direbut, maka seseorang akan merasa cemburu.

Tak hanya orang dewasa saja yang memiliki rasa cemburu seperti ini, bahkan sejak bayi, seseorang memiliki rasa cemburu. Misalnya saat sedang menyusui, bayi cenderung akan menunjukkan sikap posesif kepada ibunya dan merasa bahwa ayah adalah 'ancaman' baginya.

Cemburu karena ingin melindungiCemburu ini muncul saat seseorang justru ingin melindungi dan tak ingin orang yang disayangi terluka, sedih atau kecewa. Biasanya, cemburu ini muncul saat anak-anak beranjak dewasa dan mulai mengenal cinta pada lawan jenis. Orang tua cenderung akan menunjukkan sikap posesif dan bahkan ada yang terang-terangan menunjukkan lewat sikap melarang.

Cemburu yang meracauTipe kecemburuan ini disebut oleh Freud sebagai kecemburuan yang meracau, sebenarnya tidak masuk akal tetapi seseorang bisa sangat cemburu karenanya.
Misal: seorang istri yang mengidolakan artis tertentu, kemudian suami jadi cemburu karena artis tersebut telah menyita perhatian istrinya.

Cemburu karena kurang percaya diriDalam perkembangannya, cemburu dapat disebabkan karena kurangnya kepercayaan diri seseorang. Saat ia merasa bahwa dirinya tak lebih baik dari orang lain, memiliki kekurangan, maka ia akan merasa cemburu terhadap mereka yang dianggap lebih darinya.

Kecemburuan tipe ini dapat berbahaya bagi seseorang dan orang lain. Bagi diri sendiri, ia tidak akan merasa puas dan akan menyalahkan diri sendiri apabila tidak disikapi dengan positif. Sedangkan bagi orang lain, seseorang bisa saja kehilangan nyawanya karena kecemburuan seseorang.

Cemburu yang membabi butaCemburu semacam ini adalah merupakan percampuran rasa cemburu lainnya, antara kurang percaya diri, cemburu yang meracau, cemburu karena persaingan, dan lain sebagainya. Karena bercampur menjadi satu, terkadang cemburu ini menjadi bias dan tak lagi masuk di logika.

Terutama, hal-hal yang terjadi di sekelilingnya mendorong seseorang untuk meningkatkan kadar kecemburuan. 

menghadapi pertanyaan wawancara kerja

Segala sesuatu yang dilakukan dengan optimis, akan membuahkan hasil yang baik, salah satunya saat tahap wawancara Wawancara kerja selalu menjadi salah satu bagian yang menegangkan bagi calon karyawan. Seperti dilansir How To Do Things, berikut tujuh tips menjawab pertanyaan yang diajukan saat melakukan wawancara kerja.

1. Jujur
Kejujuran merupakan hal yang sangat penting saat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh HRD dalam melakukan wawancara kerja. Inilah langkah pertama bagi Anda untuk menunjukkan kepada perusahaan siapa diri Anda sebenarnya. Pastikan Anda menjawab segala pertanyaan dengan jujur, terpercaya dan bijak.

2. Bersikap Positif
Apapun pertanyaan yang diajukan oleh pihak HRD, jawab semua pertanyaannya dengan optimis dan antusias. Dengan begitu dapat menunjukkan bahwa Anda memang niat dan bersemangat untuk bekerja di perusahaan tersebut.

3. Tekankan Keterampilan dan Kemampuan Anda
Jika sebelumnya Anda pernah bekerja dalam bidang pekerjaan yang sama, dengan menunjukkan kemajuan dan pencapaian yang sudah didapat selama ini bisa menjadi referensi agar Anda diterima di perusahaan yang Anda lamar. Selain itu, Anda juga perlu menunjukkan keterampilan dan kemampuan yang dimiliki sehingga nantinya dapat dipertimbangkan di perusahaan tersebut.

4. Menjelaskan Pendidikan
Jelaskanlah jalur pendidikan maupun pelatihan yang Anda ambil selama ini. Jika Anda telah menghadiri seminar atau pelatihan yang mendukung pekerjaan Anda, jelaskan secara spesifik.

5. Sebut Motivator Anda
Jika bos atau manajer di kantor yang lama merupakan salah satu motivator besar Anda, ada baiknya jika disebutkan. Hal ini dapat mencerminkan sisi positif Anda pada saat diwawancara.

6. Hindari Pembicaraan Masalah Pribadi
Dalam melakukan wawancara kerja dengan HRD, hindari berbicara tentang apapun masalah pribadi Anda dengan pekerjaan di tempat yang sebelumnya. Apabila masalah yang dialami diketahui oleh pihak perusahaan baru, maka pihak HRD yang mewawancarai Anda akan berasumsi bahwa Anda dapat memiliki masalah yang sama dengan rekan sekerja atau manajer di perusahaan baru nantinya.

7. Terbuka dan Ramah
Ada baiknya jika Anda menjadi seorang yang terbuka dan ramah. Dengan bersikap ramah, Anda juga akan terlihat sebagai orang yang menyenangkan.